TOP News
Home » Sains » Ini Dia Dinamika Sapi Perah Laktasi

Ini Dia Dinamika Sapi Perah Laktasi

5. Dry Period (keadaan kering/tidak dapat atau sedikit memproduksi susu)
Idealnya periode kering ini pada saat seekor induk sapi perah telah bunting di usia kebuntingan lebih dari 7 bulan.
Dalam periode ini produksi susu seekor sapi perah harus dihentikan, supaya sapi tersebut mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri mereka untuk beranak.

Pada periode ini perkembangan janin sangat pesat, kelenjar-kelenjar susu mengalami pembaruan sel-selnya untuk menyongsong produksi susu pasca beranak,tingkat penyerapan nutrisi pakan dari sapi perah tersebut sangat baik.

Dilakukan pemberian pakan tambahan (Steaming Up), dimulai pada usia kebuntingan 8 bulan dan saat produksi susu sudah benar-benar berhenti total (minimal 1 bulan).

Pakan tambahan tersebut harus berkualitas baik (PK > 17% ,TDN pakan > 70 %). Pemberian pakan tambahan ini harus memperhatikan keadaan body condition score (BCS) dari sapi tersebut. Diusahakan maksimal pada saat menjelang beranak maksimal BCS nya adalah 4 (skala BCS 1-5).

Dengan memahami dinamika laktasi sapi perah tersebut, peternak akan dapat menerapkan manajemen pemeliharan yang efisien guna mencapai produktifitas sapi perah yang tinggi sehingga di dapatkan keuntungan yang maksimal.

Comments