Pengertian Definisi dan Contohnya

Pengertian Definisi dan Contohnya Sains

(Pengertian Definisi) – Definisi adalah suatu pernyataan mengenai ciri-ciri penting suatu hal, dan biasanya lebih kompleks dari arti, makna, atau pengertian suatu hal. Ada berbagai jenis definisi, salah satunya yang umum adalah definisi perkataan dalam kamus (lexical definition). Selain itu, definisi dapat diartikan sebagai rumusan mengenai ruang lingkup dan ciri-ciri sebuah konsep yang menjadi bahan utama pembicaraan atau studi.

Arti Definisi adalah sebuah batasan atau arti, bisa juga dimaknai dengan kata, frasa, atau kalimat yang bermakna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas. Definisi dikategorikan dalam 3 hal yaitu:

  • definisi nominalis
  • definisi realis
  • definisi praktis

Apa itu Definisi? Definisi adalah menganalisis jenis dan sifat pembeda yang dikandungnya. Genera kita sebut untuk mendekatkan pikiran kita, karena dengan genera suatu barang atau benda akan mudah dikenal, termasuk kelompok apa, dan dengan menyebutkan differentia kita akan sampai pada pengertian kata yang kita definisikan. Dengan menggunakan contoh diatas, maka dapat kita lihat bahwa Ayah merupakan definiendum sedangkan orang tua laki-laki adalah definiens, yang bisa kita bedakan menjadi orang tua sebagai genera dan laki-laki sebagai differentia.

  • Definisi adalah suatu pernyataan yang memberikan arti pada sebuah kata atau frase (Solomon, hal.234)
  • Definisi adalah sebuah penjelasan tentang arti sebuah kata (Rescher, hal.30). Penjelasan harus membuat jelas definisi yang dimaksudkan dan definisi berhubungan dengan kata bukan benda.
  • Definisi adalah perumusan yang singkat, padat, jelas dan tepat yang menerangkan ‘apa sebenarrnya suatu hal itu’ sehingga dapat dengan jelas dimengerti dan dibedakan dari semua hal lain. (Poespoprodjo, hal. 67)

Tujuan definisi adalah untuk memberi sebuah batasan atau sebuah makna pada sebuah istilah sehingga dapat menghasilkan kesepakatan bagi masyarakat secara global. Salah satu syarat membuat definisi adalah harus menyatakan karakteristik penting dari apa yang akan dijelaskan serta karakteristik khusus atau penting.

Dari penjelasan diatas jelaslah bahwa Definisi mempunyai tugas untuk menetukan batas suatu pengertian dengan tepat, jelas dan singkat. Maksudnya menentukan batas-batas pengetian tertentu sehingga jelas apa yang dimaksud, tidak kabur dan tidak dicampuradukkan dengan pengertian-pengertian lain, maka definisi yang baik harus memenuhi syarat:

  1. Merumuskan dengan jelas, lengkap dan singkat semua unsur pokok (isi) pengertian tertentu.
  2. Yaitu unsur-unsur yang perlu dan cukup untuk mengetahui apa sebenarnya barang itu (tidak lebih dan tidak kurang).
  3. Sehingga dengan jelas dapat dibedakan dari semua barang yang lain.

Setiap definisi harus mempunyai 2 bagian, yaitu:

  1. Sesuatu yang akan didefinisikan, yang dikenal dengan istilah definiendum
  2. Penjelasan yang menjelaskan sesuatu tersebut, yang dikenal dengan istilah definiens

Contoh definisi:

Contoh: ayah = orang tua laki-laki

Dalam setiap definisi terbagi lagi menjadi dua, yaitu:

  1. genera (genus), dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah jenis
  2. differentia (difference), dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah sifat pembeda

Jadi dalam mendefinisikan suatu kata adalah menganalisis jenis dan sifat pembeda yang dikandungnya. Genera kita sebut untuk mendekatkan pikiran kita, karena dengan genera suatu barang atau benda akan mudah dikenal, termasuk kelompok apa, dan dengan menyebutkan differentia kita akan sampai pada pengertian kata yang kita definisikan.

Dengan menggunakan contoh diatas, maka dapat kita lihat bahwa Ayah merupakan definiendum sedangkan orang tua laki-laki adalah definiens, yang bisa kita bedakan menjadi orang tua sebagai genera dan laki-laki sebagai differentia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Apa yang dimaksud dengan definisi adalah diartikan sebagai rumusan mengenai ruang lingkup dan ciri-ciri sebuah konsep yang menjadi bahan utama pembicaraan atau studi. Adapun jenis-Jenis definisi adalah sebagai berikut:

  • Definisi Nominal – Definisi nominal adalah sebuah kerangka definisi yang sangat sederhana dan hanya sementara, karena pada ini menjelaskan arti dari etimologis atau sinonim dengan beberapa konsep yang akan dijelaskan.
  • Definisi Formal – Definisi formal adalah sebuah kerangka dari terminologis yang berdasarkan dengan logika yang formal dibeberapa unsur sehingga hal ini akan mempunyai struktur pada bentuk fitur yang paling sempurna.
  • Definisi Operasional – Definisi operasional adalah sebuah kerangka dari sebuah istilah yang menyughukan langkah-langkah khusus yang perlu dilakukan atau menggunakan metode pengukuran dan memberikanhasil yang akan diamati dengan sifat kuantitatif.
  • Definisi Paradigmatis – Definisi paradigmatis adalah sebuah kerangka yang bertujuan untuk mempengaruhi pola pikir orang-orang berdasarkan dari jenis pendapatan dan nilai tertentu sehingga jenis ini bisa mengatur sesuai dengan definisi.
  • Definisi Secara Luas – Definisi luas adalah sebuah kerangka yang mempunyai batasan paragraf yang akan diperlukan untuk konsep yang rumit sehingga bisa di diartikan dalam kalimat yang pendek.

Syarat-Syarat Dalam Membuat Definisi – Pengertian Definisi Menurut Soedjadi adalah Konsep berarti sebuah ide abstrak yang memungkinkan bisa di gunakan demi keperluan klasifikasi atau penggolongan yang secara umum dapat di tuangkan pada suatu istilah atau suatu rangkaian kata (lambang bahasa).

  • Harus menyatakan karakteristik penting dari apa yang akan dijelaskan serta karakteristik khusus atau penting.
  • Haruslah persamaan makna dengan hal-hal yang memiliki makna, yang berarti bahwa ruang lingkup makna tidak terlalu sempit atau terlalu luas.
  • Harus menghindari pernyataan yang mengandung istilah yang memiliki makna, yang berarti tidak boleh berbelok, tidak boleh rumit secara langsung atau tidak langsung pada subjek yang didefinisikan.
  • Itu harus dinyatakan sebanyak mungkin dalam formulasi positif, sebisa mungkin menghindari pernyataan negatif.
  • Itu harus dinyatakan dengan tepat, singkat dan jelas, dengan perkecualian kata-kata yang kabur dan ambigu, tidak bisa menggunakan bahasa kiasan. Karena, tujuan melakukannya dari suatu istilah adalah untuk memberikan penjelasan dan menghilangkan makna ganda, kemudian menggunakan istilah yang samar atau ambigu dapat menghalangi niat.