Manusia injakkan kaki di planet Mars tahun 2025

Bos Tesla Motor sekaligus pengembang roket luar angkasa SpaceX, Elon Musk baru saja mengungkapkan misi ambisiusnya. Musk ingin manusia sampai di planet ‘Merah’ Mars 9 tahun lagi.

Dikutip dari Tech Crunch (01/6), SpaceX akan meluncurkan misi pengiriman manusia ke Mars di tahun 2014. Pesawat luar angkasa SpaceX yang dengan manusia di dalamnya itu diprediksi sampai di Mars satu tahun setelahnya atau di 2015.

Demi tercapainya misi ini, SpaceX terus menggenjot pengembangan roket ‘Falcon’ dan ‘Dragon’. Roket Dragon diklaim dapat mengirimkan 7 astronot ke luar angkasa di tahun 2017.

Lebih lanjut, Elon Musk menambahkan bila dirinya berharap bisa memulai misi penjelajahan Mars dengan roket Dragon V2 di tahun 2018. Pada misi awal ini, tidak ada astronot yang ikut bersama si roket karena roket ini belum bisa digunakan untuk kembali ke Bumi.

Di bulan September 2016 nanti, Musk bakal mengungkap sistem arsitektur bangunan bagi manusia pertama di Mars, termasuk cara bagaimana membawa manusia dan alat-alat bertahan hidup ke Mars. Targetnya, SpaceX bakal meluncurkan misi ke planet Mars setiap 26 bulan sekali sebelum akhirnya siap menerbangkan manusia pertama ke Mars.

Menariknya, misi pengiriman manusia ke Mars oleh SpaceX tidak dimaksudkan untuk membuat koloni manusia di planet Merah itu.

“Tidak, tidak demikian. Mengapa kita harus meninggal Bumi? Sangat menyenangkan hidup di sini,” ujar Musk.

Bagi Elon Musk, misi ke Mars sangat penting untuk masa depan manusia, termasuk membuat kita sadar betapa menakjubkannya alam semesta. Bukan sekedar mencari planet baru untuk ‘dijajah’.

“Hidup bukan hanya soal memecahkan masalah, hidup haruslah menginspirasi dan membuat kita bahagia bisa hidup,” tambah Musk.

Check Also

Menggali Lebih Dalam tentang Dogmatis: Apa Itu dan Bagaimana Ini Memengaruhi Pikiran Manusia?

Dogmatis adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau keyakinan yang keras kepala dan …