How To, Tutorial
How To, Tutorial

Bagaimana Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy?

Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy

Reverse Proxy pada sistem operasi Linux bertindak sebagai penghubung antara host (client) dan server. Reverse proxy membawa request client dan menyalurkannya ke server lain. Akhirnya, mengantarkan respon server pada client, seolah muncul dari proxy server itu sendiri.

Client dan server selalu bertukar informasi agar dapat bekerja secara efisien. Umumnyam reverse proxy digunakan oleh web sever. Reverse proxy atau gateaway akan nampak seperti web server pada umumnya di hadapan client dimana tidak diperlukan konfigurasi khusus. Client akan membuat request seperti biasa sementara proxy menentukan kemana informasi akan menyerahkan output final ke client.

Reverse proxy Nginx memiliki banyak sekali kegunaan. Reverse proxy ini termasuk open source yang banyak digunakan di internet.

Apa Keuntungan Menggunakan Nginx Reverse Proxy?

  • Tool ini sangat mudah untuk diimplementasikan dan menyediakan high-end security untuk para usernya sehingga terhindar dari serangan terhadap web server seperti DDoS dan DoS
  • Nginx Reverse proxy dapat menyeimbangkan load pada beberapa server back-end dan menyediakan caching untuk server back-end yang lamban
  • Nginx tidak memerlukan konfigurasi proses baru untuk tiap web request dari client. Bahkan, konfigurasi default digunakan untuk meng-comprise satu proses pekerjaan per CPU
  • Tool ini dapat bertindak sebagai server reverse proxy untuk berbagai protokol seperti HTTP, HTTPS, TCP, UDP, SMTP, IMAP, dan POP3
  • Dapat mengontrol lebih dari 10000 koneksi dengan low memory footprint. Nginx dapat mengoprasikan beberapa web server melalui satu alamat IP dan mengantar tiap request kepada server yang tepat melalui LAN
  • Nginx merupakan salah satu web server terbaik untuk meningkatkan performa konten statis. Ditambah lagi, dapat juga bermanfaat untuk memberi konten cache dan melakukan enkripsi SSL untuk menurunkan load server web
  • Tool ini akan sangat membantu ketika mengoptimasi konten dengan meng-compress konten tersebut untuk mempercepat waktu loading
  • Nginx dapat melakukan eksperimen acak atau A/B test tanpa menempatkan kode JacaScript ke dalam page.

Bagaimana Cara Konfigurasi Nginx Reverse Proxy>?

Install Nginx Reverse Proxy

Install Nginx

Command apt akan digunakan pada langkah ini, berikut adalah command nya:

sudo apt-get update
sudo apt-get install nginx

 

Nonaktifkan Default Virtual House

sudo unlink /etc/nginx/sites-enabled/default

Menginstall Nginx Reverse Proxy

cd etc/nginx/sites-available/
vi reverse-proxy.conf

 

Copy dan paste kode berikut:

server {
listen 80;
location / {
proxy_pass http://192.x.x.2;
}
}

Pada perintah di atas, titik yang cukup penting adalah pass proxy memungkinkan permintaan yang datang melalui proxy reverse Nginx untuk meneruskan ke 192.x.x.2: 80, yang merupakan socket jarak jauh Apache. Dengan demikian, kedua server web – Nginx dan Apache berbagi konten.

Setelah selesai, cukup simpan file dan keluar dari editor vi. Anda dapat melakukan ini dengan memasukkan :wq.

Untuk meneruskan informasi ke server lain, Anda dapat menggunakan ngx_http_proxy_module di terminal. Sekarang, aktifkan directive dengan menautkannya ke /sites-enabled/ menggunakan command berikut:

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/reverse-proxy.conf /etc/nginx/sites-enabled/reverse-proxy.conf

Menguji Nginx dan Nginx Reverse Proxy

Anda telah sampai pada tahap terakhir tutorial ini yaitu menjalankan configuration test Nginx dan restart Nginx untuk menguji performanya. Masukkan command di bawah ini pada terminal Linux untuk memverifikasi fungsionalitas Nginx.

service nginx configtest
service nginx restart

 

Check Also

How To, Tutorial

Cara Bayar Pajak PBB via ATM (BCA/Mandiri/BRI/BNI) Dengan Mudah

Cara Bayar Pajak PBB via ATM (BCA/Mandiri/BRI/BNI) Dengan Mudah – Update artikel terbaru kali ini …