Dukung Kebangkitan Ekonomi, Mak Rini Lakukan Sambang Desa melalui Program OVOP

PEMKAB BLITAR

Bupati Blitar Rini Syarifah terus mendukung ekonomi pedesaan melalui program One Village One Produk (Ovop) yang dilakukan dengan mengunjungi Desa yang ada di masing-masing Kecamatan. Dalam kunjungan Desa yang dilakukan di Desa Pandanarum Kecamatan Sutojayan Bupati Blitar didampingi oleh Ketua Dekranasda dan OPD terkait, Selasa (8/3/2022).

Desa Pandanarum memiliki berbagai macam potensi yang dapat mendukung roda perekonomian diantaranya pengelolaan sampah dan mengelola olahan produk perikanan berupa kripik. Namun, dalam hal ini masyarakat masih mengalami kesulitan dan kendala terkait dengan pemasaran dan permodalan guna mengembangkan usaha.

Oleh sebab itu, Mak Rini bersama dengan OPD dan stakeholder hadir di tengah masyarakat guna memberikan solusi dan mengatasi kendala dan permasalahan. Mak Rini menyebutkan bahwa Desa Pandanarum telah mengelola sampah dengan baik dan dapat dimanfaatkan sehingga memiliki nilai jual.

Tak hanya itu, Desa Pandanarum juga memiliki inovasi dalam pengelolaan produk perikanan dengan berbagai macam variasi. Sehingga dapat dikonsumsi dengan berbagai macam varian.

“Jadi, untuk potensi yang ada di Desa Pandanarum sudah baik dan perlu ditingkatkan lagi agar roda perekonomian di Desa semakin meningkat,”ucapnya.

Adapun pengelolaan limbah sampah di Desa Pandanarum telah diolah menjadi beberapa produk salah satunya kursi. Sedangkan olahan ikan lele yaitu amplang lele, stik tulang lele dan krupuk lele.

Mak Rini mengatakan kepada OPD terkait untuk mendampingi para UMKM dalam pemasaran produk dan perizinan usaha. Sehingga produk UMKM di wilayah Kabupaten Blitar dapat dikonsumsi ataupun digunakan oleh masyarakat secara luas.

Sementara itu, Kelurahan Sutojayan terkenal sebagai sentral mebel. Sehingga menimbulkan banyaknya limbah serbuk kayu yang kurang dimanfaatkan dengan baik. Padahal, serbuk kayu jika diolah akan menjadi bahan dasar kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Oleh sebab itu, mereka meminta untuk disediakan tempat pengelolaan bank sampah dan pelatihan pengelolaan sampah. “Untuk pengelolaan sampah nanti akan didampingi dan dibina oleh DLH sedangkan pemasaran dengan Dinkop,”ujarnya. Kelurahan Sutojayan juga memiliki potensi olahan produk makanan berupa kripik.

Mak Rini berpesan agar para pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha segera mengurus. Sebab, Pemkab Blitar melalui DPMPTSP telah memiliki inovasi OSS layanan yang efektif dan efisien.

“Saya berharap ini menjadi momen yang sangat penting karena dengan kita turun ke Desa melakukan sosialisasi fasilitas yang disediakan Pemkab untuk masyarakat agar mempercepat kebangkitan ekonomi lebih cepat,”harapnya.

Check Also

Menggali Lebih Dalam tentang Dogmatis: Apa Itu dan Bagaimana Ini Memengaruhi Pikiran Manusia?

Dogmatis adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau keyakinan yang keras kepala dan …