BAPPEDA Kabupaten Blitar Adakan Musrenbang RKPD 2023 dan Musyawarah Pena Intan 2022

PEMKAB BLITARPemerintah Kabupaten Blitar melalui BAPPEDA melaksanakan Musrenbang RKPD Tahun 2023 dan Musyawarah Pena Intan (Perempuan, Anak, Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan) Tahun 2022 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Acara yang diikuti 225 peserta ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang yang dilakukan di masing-masing kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar, dilangsungkan secara offline terbatas dan virtual melalui zoom pada Rabu (30/03/2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah secara online dan dihadiri langsung oleh Wabup Blitar, Rahmat Santoso serta Kepala Bakorwil Malang, Budi Sarwoto. Dalam sambutannya, Mak Rini menghimbau kepada setiap pemangku kepentingan terkait Musrenbang RKPD 2023 dan Musyawarah Pena Intan 2022 dapat mengahadirkan proses perencanaan pembangunan yang efektif, efisien, partisipatif dan akuntabel. Menurutnya, Hal ini penting dilakukan agar tercipta dokumen perecanaan yang semakin berkualitas sehingga setiap program dapat terlaksana secara terarah dan sukses. “Tidak semua program dapat terealisasi, maka dari itu penting disusun program prioritas yang dapat menyentuh masyarakat secara langsung”, lanjutnya.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala BAPPEDA, Jumali juga mengatakan bahwa program prioritas itu sangat penting dibuat. Nantinya jika dalam proses terdapat usul yang lebih darurat dan belum masuk RKPD Kabupaten Blitar, maka dirinya akan mengusulkannya langsung ke RKPD Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blitar menyampaikan DPRD telah melakukan reses dan menjaring aspirasi masyarakat yang dikumpulkan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Blitar. Pokok pikiran ini memuat sekitar 1000 usulan dan telah disesuaikan dengan RPJMD. “Sudah tertebak usulan yang paling banyak itu terkait pembangunan infrastruktur. Anggaran pembangunan ini harus dibagi secara objektif karena tidak semua lokasi memiliki keadaan yang sama. Adil bukan berarti sama rata sehingga kiranya pemerintah mempertimbangkan pembagian tersebut,” tambahnya.

Menanggapi Mak Rini dan Ketua DPRD, Wabup Blitar, Rahmat Santoso mengatakan bahwa dirinya akan terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui OVOP dan OPOP besama Bupati Blitar. Makde Rahmat juga menghimbau kepada seluruh OPD dan Camat untuk terus mengawal aspirasi masyarakat. “Pembagian anggaran secara objektif seperti yang dikatakan Ketua DPRD, saya juga setuju. Karena beda lokasi, beda juga anggaran yang dibutuhkan,” tambahnya.

Check Also

Menggali Lebih Dalam tentang Dogmatis: Apa Itu dan Bagaimana Ini Memengaruhi Pikiran Manusia?

Dogmatis adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau keyakinan yang keras kepala dan …