Bupati Blitar Lantik 23 Kepala Desa Periode Tahun 2023-2029

BLITAR KAB – Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah Mengambil Sumpah Jabatan dan Melantik 23 Kepala Desa di Kabupaten Blitar Periode Tahun 2023-2029 di Pendopo Ronggo Hadinegoro pada hari Kamis (16/2/2023).

“Mengawali sambutan ini, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Blitar, saya mengucapkan selamat kepada 23 Kepala Desa pada 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar yang telah dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini. Semoga Saudara dapat menjalankan amanah dengan baik, penuh tanggungjawab, bisa membawa kemajuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang Saudara pimpin,” ungkap Mak Rini.

Pilkades Serentak Kabupaten Blitar Tahun 2022 yang telah dilaksanakan di 23 Desa pada 17 Kecamatan merupakan pilkades serentak yang pertama kali diselenggarakan di wilayah Kabupaten Blitar dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) lebih dari 1 di masing-masing Desa.

Mak Rini menyampaikan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh kepala desa yang telah dilantik dan kepala desa semuanya, yaitu :
1.Segera konsolidasi dengan seluruh elemen, menyatukan komitmen, gerak dan langkah untuk membangun desa guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat;
2.Pastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik, dengan selalu bersikap ramah, terbuka, mempersingkat prosedur birokrasi dan tidak mempersulit pelayanan;
3.Bekerja secara professional, inovatif dengan dedikasi dan loyalitas sepenuhnya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan desa, serta menjunjung tinggi sikap tingkah laku adab budaya menghargai dan menghormati orang lain;
4.Pastikan semua program dan kegiatan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat langsung diterima dan dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu libatkan masyarakat dalam setiap program/kegiatan mulai dari perencanaan sampai eksekusi;
5.Pahami dan laksanakan peraturan perundangan yang terkait dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Sebagai kepala daerah, saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat hukum karena penyimpangan terutama dalam pelaksanaan APB Desa;
6.Menyikapi permasalahan atau issue yang timbul, harus tetap professional, berpegang teguh pada ketentuan peraturan perundang-undangan;
7.Menjalin hubungan koordinasi dan komunikasi sehingga terjalin silahturahmi yang baik dengan semua pihak,

“Supaya mereka segera bekerja termasuk kegiatan program Kabupaten Blitar, ini harus segera didukung. Desa menjadi tolak ukur dan menjadi garda terdepan kemajuan Kabupaten Blitar. Perkembangan desa ini selalu kami pantau, kami juga dampingi apa keluhan-keluhan masalah di bawah sinergikan dengan Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Diakhir sambutan, Mak Rini berpesan dan mengingatkan bahwa tahun ini merupakan awal tahun politik. Ia meminta seluruh Kepala Desa tetap profesional dan netral serta memastikan wilayah masing-masing tetap kondusif.

Check Also

Menggali Lebih Dalam tentang Dogmatis: Apa Itu dan Bagaimana Ini Memengaruhi Pikiran Manusia?

Dogmatis adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau keyakinan yang keras kepala dan …