Tag Archives: Blitar

Wakil Bupati Blitar, Berharap Penanganan Covid-19 Lebih Efektif dengan Penerapan PPKM Tingkat RT

Wakil Bupati Blitar H. Rahmat Santoso, S.H., M.H bersama Forkopimda melakukan road show penguatan PPKM Mikro di Desa Sumberingin Kecamatan Sanankulon, Selasa(22/6/2021).

Mak Dhe Rahmat menjelaskan bahwa kasus perkembangan covid-19 di Kabupaten Blitar 21 Juni 2021 sebagai berikut kasus positif 6.055, kasus sembuh 5.220 orang, meninggal 671 kasus, diobservasi 120 kasus. Sedangkan angka kematian sangat tinggi (11,3%) masih jauh dari batas yang seharusnya yaitu kurang dari 2%.

“Oleh itu, kita harus kerja keras agar bisa menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan. Selain disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M, kita dukung program vaksinasi nasional,”ujarnya.

Adapun pencapaian vaksinasi pada tanggal 21 Juni 2021 total target 151.997, yang telah divaksin pada dosis pertama sebanyak 162.107 atau 106,7% dan pada dosis kedua sebanyak 28.149 atau 18,5%. Oleh sebab itu, Makde Rahmat mengingatkan bagi masyarakat yang sudah menerima dosis pertama saatnya menerima dosis kedua untuk segera melakukan vaksinasi.

Makde Rahmat menegaskan dengan adanya varian baru yaitu virus delta yang lebih berbahaya lebih cepat menular dan lebih mematikan. Sehingga Wakil Bupati menekankan bahwa percepatan penanganan penyakit covid-19 merupakan tugas bersama, baik jajaran kesehatan maupun non kesehatan dengan kegiatan sesuai tugas dan fungsinya. Adapun strategi penanganan covid-19 yang efektif saat ini adalah penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat RT (Mikro).

Grafik Angka Kematian Tinggi, Bupati Blitar Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Grafik Angka Kematian Tinggi, Bupati Blitar Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan – Bupati Blitar Hj Rini Syarifah, Sekda, Forkopimda, Kepala OPD, dan Muspika menggelar rapat Koordinasi Anev Covid-19 di Pendopo RHN secara virtual, Kamis (17/6/2021).

Mak Rini mengatakan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur secara nasional mengalami kenaikan, Kabupaten Blitar masuk dalam urutan ke-6 daerah yang termasuk aktif dengan grafik angka kematian yang tinggi. Oleh sebab itu, Mak Rini nenegaskan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan aturan.

Maka dari itu, puskesmas dengan 3 pilar meningkatkan edukasi melalui ledang, siaran radio, medsos, tentang budaya 5M, perlunya berobat sejak dini jika sakit dan keamanan vaksin Covid-19.

“Ya, satgas tetap melakukan giat penegakan prokes, melaporkan dari PPKM Mikro jika menemukan PMI tidak terkoordinir yang datang ke desa dan RT/RW membantu verifikasi data sasaran yang sudah di vaksin dan belum,”ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkab Blitar telah melakukan strategi dengan jemput bola mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mengoptimalkan peran satgas kecamatan, desa, kelurahan dalam mobilisasi sasaran vaksin dan menyiapkan tempat isolasi bagi PMI di beberapa lokasi yang telah ditetapkan.

Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Pemerintah Pusat Minta PPKM Mikro Dioptimalkan

Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Pemerintah Pusat Minta PPKM Mikro Dioptimalkan – Bupati Blitar Rini Syarifah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blitar, Sekretaris Daerah, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti rapat koordinasi secara virtual dengan pemerintah pusat membahas tentang evaluasi penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di daerah. Bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Senin (14/06/2021) malam.

Mak Rini meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersatu mengatasi wabah virus corona. Sebab, apabila semua ikut andil menanggulangi penyebarannya maka upaya pemutusan Covid-19 dapat berjalan optimal sesuai harapan.

“Memang untuk saat ini sebaran Covid-19 di Jawa Timur melonjak, sehingga pemerintah pusat meminta setiap Kepala Daerah untuk memaksimalkan penerapan PPKM mikro bersama Forkopimda,”katanya.

Mak Rini menegaskan untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, Mak Rini mengajak masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi dengan datang ke pusat kesehatan seperti Puskesmas maupun rumah sakit daerah.

Cegah Covid-19, Pemerintah Kabupaten Blitar Gelar Vaksinasi di Setiap Desa

Cegah Covid-19, Pemerintah Kabupaten Blitar Gelar Vaksinasi di Setiap Desa – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui masing-masing Puskemas yang ada di Kecamatan terus melakukan kegiatan Vaksinasi di wilayah sampai ke desa-desa. Adapun Puskemas yang mengadakan pemberian vaksin yaitu Puskesmas Kademangan dan Puskesmas Sanankulon, Kamis(10/6/2021).

Pemberian vaksinasi Covid-19 sebagai langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19. Camat Sanankulon Dodot Darudono, SSTP,.MAP mengatakan bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti vaksin sangat tinggi. Kecamatan Sanankulon telah melakukan vaksin untuk masyarakat mulai hari Senin.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, kami sudah bekerja sama dengan para stakeholder untuk ikut mensukseskan pemberian vaksin ke masyarakat,”ujarnya.

Camat Sanankulon mengatakan nantinya jika vaksin yang telah disediakan mengalami kekurangan akan segera melakukan proses pengajuan ke Dinas kesehatan. Dia menghimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti ajuran pemerintah.

“Masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 3 Pilar di tingkat Kecamatan telah bekerja sama untuk pencegahan penyebaran Covid dan melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mengikuti vaksin secara gratis,”ungkapnya.

Sementara itu, Rina Subekti Amd.Keb Bidan Desa Jimbe mengatakan bahwa jenis vaksin yang diberikan yaitu AstaraZeneca dengan menyiapkan sebanyak 320 orang.

“Jadi, kami memberikan vaksin untuk masyarakat Desa Jimbe sebanyak 300 orang kita undang, tetapi kita lebihkan karena tidak semua orang bisa vaksin. Ada tahapan di screning yang harus dilalui kalau lolos lanjut vaksin,”ujarnya.

Rina menyebutkan syarat untuk dilakukan vaksin yaitu usia lebih dari 18 tahun, tidak hamil dan tidak mempunyai penyakit penyerta. Dia menghimbau seluruh masyarakat Desa Jimbe untuk melakukan vaksin mengikuti ajuran pemerintah sehingga Desa Jimbe terbebas dari penyakit Covid -19.

“Kita ketahui bersama bahwa kenyataan nya virus Covid-19 belum mereda. Saya berharap seluruh Desa Jimbe mematuhi ajakan pemerintah untuk vaksin karena selain menerapkan prokes juga melakukan vaksin untuk menurunkan angka Covid-19,”bebernya.

TPID Lakukan Pemulihan Ekonomi Untuk Meningkatakan Kesejahteraan Masyarakat

TPID Lakukan Pemulihan Ekonomi Untuk Meningkatakan Kesejahteraan Masyarakat – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui TPID melaksanakan Rapat Koordinasi Pemulihan Ekonomi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Jagung Bagi Peternak serta Pencapaian Visi dan Misi Bupati Terpilih di Kabupaten Blitar bertempat di AULA Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar pada hari Rabu (9/6/21).

Rapat koordinasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut serta langkah konkrit dalam penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh para peternak di Kabupaten Blitar. Rapat dibuka dan dipimpin oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Dra. Tuti Komariyati M.M dengan menghadirkan narasumber Imam Subowo selaku Konsultan BRI serta mantan Direktur Bisnis Bulog dan Direktur BRI, Anung Suprayitno, S.Si selaku Kepala Stasiun BMKG Karangploso Malang dan Ir. Wawan Widianto selaku Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar serta menghadirkan Kepala Dinas terkait, Bagian Perekonomian Setda, Kepala Perum Perhutani, Kepala BRI Cabang Blitar serta Ketua Koperasi Peternak Putera Blitar, Ketua Koperasi Produsen Ternak Unggas Mandiri, Ketua Gapoktan Kabupaten Blitar dan Ketua KTNA.

Dalam rapat koordinasi ini dibahas bagaimana meningkatkan produksi pertanian untuk kepentingan penyediaan pangan, industri dan peternakan. Peningkatan produksi pertanian dapat dicapai apabila semua stake holder pertanian dapat bersinergi dan bekerja secara maksimal sehingga lahan-lahan pertanian yang tersedia dapat dimaksimalkan produksinya. Sinergi yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar beserta TPID Kabupaten Blitar yaitu bahwa Perum Perhutani seagai penyedia lahan dapat menyediakan lahan pertanian yang akan dikelola oleh Gapoktan, kemudian BRI diharapkan dapat memberikan bantuannya dalam hal pembiayaan.

Hasil panen terutama jagung itulah yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan peternak di Kabupaten Blitar mengingat Kabupaten Blitar merupakan sentra penghasil telur di Indonesia. Dengan adanya sinergi ini diharapkan menjadi salah satu solusi permasalahan yang setiap tahun selalu terjadi sehingga inflasi terutama di Kabupaten Blitar tetap terkendali.

Tingkatkan SDM Pekerja Migran, Bupati Blitar dapat Dukungan dari Menteri Tenaga Kerja

Mak Rini Ingin Tingkatkan SDM Pekerja Migran Di Kabupaten Blitar Dengan Pelatihan, Menteri Tenaga Kerja Beri Dukungan – Bupati Blitar Rini Syarifah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta membahas tentang pelatihan calon pekerja migran sebelum berangkat ke luar negeri, Jumat (4/6/2021).

Mak Rini mengatakan bahwa pertemuan dengan Menteri meminta para pekerja migran sebelum berangkat untuk diberikan bekal atau semacam pelatihan supaya mereka menjadi terampil. “Jadi, sebelum pekerja migran berangkat harus dibekali dengan pelatihan yang mampu meningkatkan kompetensi. Sehingga, para pekerja migran bisa bekerja sesuai bidang masing-masing lebih berkembang dan ketika pulang masih bisa dikembangkan di desa,”ujarnya.

Mak Rini menyebutkan bahwa Kabupaten Blitar selain kaya dengan hasil alam, juga menjadi salah satu daerah sebagai kantong pekerja migran di Indonesia. Sehingga, untuk menyikapi hal ini harus dilakukan dukungan kepada mereka agar kedepannya tidak terjadi permasalahan di tempat kerjanya.”Kita harus memberikan perhatian kepada pekerja migran Indonesia khususnya di Kabupaten Blitar, mulai dari proses pendaftaran yang benar, pelatihan keahlian sampai pemberangkatan ke negara tujuan,”imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengapresiasi kepada Bupati Blitar karena telah peduli kepada pekerja migran. Selain itu, Ida juga akan memberikan dukungan terkait program-program pengembangan pelatihan untuk calon pekerja migran.

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Sekda Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Peringatan Hari Lingkungan Hidup pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Lingkungan Hidup melakukan Apel dan penyerahan serta penanaman pohon bertempat di Ruang Terbuka Hijau Kanigoro Jumat(4/6/2021).

Kegiatan ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Drs. Izul Marom, M.Sc mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan peran serta menjaga lingkungan dengan melakukan gerakan merawat dan menanam pohon.

“Lingkungan hidup menjadi isu penting yang sudah jadi perhatian sejak lama. Hal ini, sesuai dengan tema Ecosystem Restoration kita bersama-sama berupaya melakukan pemulihan ekosistem menjadi lebih baik,” terangnya.

Izul meminta seluruh Camat meningkatkan kearifan lokal di tengah masyarakat untuk mendukung program penghijauan dengan memanfaatkan momen-momen penting dalam tata kehidupan masyarakat. “Untuk itu, mari bersama-sama kita kompak, bersinergi dan menjaga komitmen untuk merawat lingkungan hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Ir. Krisna Triatmanto, M.Si menambahkan kegiatan ini untuk meningkatkan rasa cinta terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh penggiat komunitas penggiat lingkungan, sekolah adiwiyata dan saka kalpataru.

Blitar dalam Genggaman, Aplikasi Smart City berbasis Mobile

Blitar in Your Hand (Blitar Smart Regency) Blitar dalam Genggaman – Blitar dalam Genggaman (Blitar Smart Regency) merupakan rancangan aplikasi smart city Kabupaten Blitar berbasis mobile untuk meningkatkan kualitas layanan publik dengan akses yang mudah melalui satu aplikasi.

Pemerintah melalui Dinas Kominfo Kabupaten Blitar menggelar Rapat Koordinasi Smart City, SPBE Satu Data Kabupaten Blitar serta Launching Aplikasi Blitar Smart Regency (Blitar Dalam Genggaman), Program Digitalisasi Masjid dan Co-Working Space yang diselenggarakan di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Selasa (30/03/2021).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah, Asisten Perekonomian Dra. Tuti Komaryati, M.M, Kepala Dinas Kominfo Eko Susanto, S.T,.M.Si, Kepala Bappeda Ir. Suwandito, Narasumer Koordinator Masterplan Smart city Kementerian Komunikasi dan Informatika Dr. Hasyim Gautama dan Pembimbing Smart City Kabupaten Blitar Tahun 2020 Fitrah Rachmad Kautsar, Dewan dan Tim Pelaksana Smart City.

Bupati Blitar menjelaskan, hadirnya Smart City di Kabupaten Blitar merupakan bentuk pemaksimalan pemanfaatan teknologi baik dalam meningkatkan pelayanan maupun mengakselerasi potensi yang ada. Perumusan Master plan Smart City yang telah dibuat Kabupaten Blitar setiap tahunnya terus di pantau dan diberikan evaluasi. Harapan kedepan apa yang pemerintah lakukan bisa menuju ke Kabupaten Blitar Cerdas.

Dukung Program Smart City, Bupati Blitar Berharap Smart City Bisa Lebih Optimal di Kabupaten Blitar

Pemerintah Kabupaten Blitar mengikuti paparan dari Kementrian Komunikasi tentang tinjauan lapangan atas implementasi program Smart City di Blitar dalam menuju Kabupaten Cerdas.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blitar Rini Syarifah, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar bertempat di Command Center, Rabu (02/06/2021).

Mak Rini dalam sambutanya mengatakan didalam implementasi Smart City terdapat 6 dimensi diantaranya Smart Governance, Smart Economy, Smart Environment, Smart Living, Smart Society dan Smart Branding.

Mak Rini berharap program smart city dapat diterapkan maka Kabupaten Blitar akan menjadi lebih Cepat, Nyaman dan Sejahtera. “Sesuai dengan visi smart city cepat dalam pelayanan publik, nyaman mewujudkan lingkungan dan sejahtera menumbuhkan ekonomi masyarakat berbasis agro didukung dengan branding daerah,”ujarnya.

Sementara itu, Mak Rini berharap dengan adanya sistem aplikasi Blitar dalam genggaman dapat mendukung kecepatan layanan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat.

Tidak Ingin Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Wakil Bupati Blitar Berharap Penanganan Pemulangan PMI, WNI dan Kedatangan WNA lebih Optimal

Tidak Ingin Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Wakil Bupati Blitar Berharap Penanganan Pemulangan PMI, WNI dan Kedatangan WNA lebih Optimal – Wakil Bupati Blitar H. Rahmat Santoso, S.H, M.H mengikuti rapat koordinasi penanganan pemulangan PMI, WNI dan kedatangan WNA se-Jatim bertempat di Kantor Dinas Kominfo Kota Blitar, Rabu, (2/6/2020).

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso meminta seluruh jajarannya agar tetap mengoptimalkan penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke wilayah setempat. Hal ini guna mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

“Penanganan kepulangan PMI, kita tetap berpedoman pada aturan dari pusat berdasarkan anjuran dari Provinsi, setiap PMI yang datang di tanah air wajib mengikuti isolasi mandiri dan pemeriksaan kesehatan secara ketat sesuai dengan prokes, setelah dipastikan aman baru diperbolehkan pulang ke domisili masing-masing,”ujarnya.

Wabub menambahkan bahwa sesuai instruksi Gubernur Jatim, PMI yang tiba di Surabaya akan diisolasi di Pemprov terlebih dahulu. Nantinya, jika sudah selesai, setiap daerah dapat menjemput warganya dan melakukan isolasi di tingkat Kabupaten maupun Kota selama tiga hari. Namun, jika di lapangan ditemui pekerja migran yang pulang tidak melalui pendataan di Pemprov Jatim disarankan untuk penanganan menggunakan metode PPKM berbasis mikro.

“Jadi saya tekankan sekalian, jika memang ada pekerja migran yang pulang tidak melalui bandara di Surabaya dan langsung menuju ke Blitar. Satgas di tingkat Desa/Kelurahan dibantu Babinsa harus benar – benar mengawal serta mengawasi supaya penerapan PPKM mikro berjalan maksimal,” imbuhnya.