Tag Archives: IPS

Pengertian dan Macam-macam RAS

Pengertian dan Macam-macam RAS – Kita seringkali menemui berbagai macam perbedaan dari manusia, salah satunya adalah Ras. Bermacam bentuk, rupa dan ciri yang berbeda yang menandakan sebuah perbedaan masing-masing kelompok ataupun jenis.

Penasaran seperti apa macam-macam dan ciri-ciri RAS, simak penjelasannya berikut ini:
Apa yang dinamakan dengan RAS?
Ras adalah penggolongan suku bangsa yang didasarkan pada ciri-ciri fisik, asal-usul wilayah serta bahasa.

Manfaat RAS?
Membantu penyelidikan
Dapat membedakan antara ras yang satu dengan ras yang lainnya

Jenis-jenis RAS

  • Ras Negroid
  • Ras Kaukasoid
  • Ras Australoid
  • Ras Mongoloid

Beberapa dampak dari Kerusakan Hutan

(Beberapa dampak dari Kerusakan Hutan) – Kerusakan hutan merupakan salah satu kerusakan alam yang banyak disebabkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Nusantara ini adalah hutan hujan paling luas di Asia. Terdapat 17.000 pulau yang membentuk kepulauan antara Australian dan Indomalayan. Menjadi rumah bagi penyebaran keanekaragaman spesies, sedikitnya 3.305 spesies binatang. Sekarang hanya 31,1% yang diketahui masih ada di Indonesia dan kurang dari 10% terancam mengalami kepunahan. Sekitar 29.375 jenis tumbuhan hidup di alam Indonesia, dan hanya kurang dari 60% masih bisa kita temui saja.

Kerusakan hutan dan lingkungan karena faktor manusia sebagai penyebab utama. Dialektika dilematis antara kebutuhan kepentingan ekologis dengan kepentingan ekonomi rakyat. Dominasi pemenuhan ekonomi menjadi pemenang dan menyebabkan kerusakan hutan disertai akibat-akibat yang menyertainya.

Seperti bencana banjir bandang, kebakaran hutan, erosi tanah, punahnya hewan dan tumbuhan, pengeringan sumber mata air dan sungai, berkurangnya produk hutan, pemanasan global. Semua ini berdampak negatif kepada kehidupan manusia.

Separuh hutan telah hilang dengan penurunan yang signifikan dan kerusakan fatal pada ekosistem hutan Indonesia. Tahun 1960, Indonesia memiliki 82% hutan hujan. Tahun 1982, menurun menjadi 68%. Tahun 1995, hanya memiliki 53% hutan hujan.

Sekarang hanya tinggal 49% saja. Tahun 1990-2005, sebanyak 28 juta hektar hutan hilang. 21,7% hutan perawan rusak dan menghilang berganti lahan tidur. Indonesia memiliki prestasi rangking kedua dalam kategori penurunan hutan primer, setelah Brazil. Saat ini, hutan Indonesia termasuk hutan paling terancam di dunia. Dalam hal ini kita sebaiknya jangan merusak hutan serta alam sekitar demi hanya untuk memperoleh kesenangan sesaat.

Beberapa Satwa / Hewan Langka yang Dilindungi

(Beberapa Satwa / Hewan Langka yang Dilindungi) – Satwa (hewan) Indonesia yang kini dilindungi dari kepunahan ini merupakan sebagian kecil dari beberapa satwa Indonesia yang terancam akan kepunahannya. Diperkirakan mencapai 546 satwa (hewan) Indonesia yang ditakutkan terancam punah.

Punahnya berbagai satwa Indonesia tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang diantaranya adalah fragmentasi hutan, perburuan, pemeliharaan, perdagangan binatang dan rusaknya habitat alami.

Setidaknya menurut Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 mengenai Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa terdapat beberapa daftar spesies yang dilindungi yang diantara jenisnya adalah sebagai berikut:

  • 70 Spesies Mamalia
  • 29 reptil
  • 7 ikan (pisces)
  • 93 aves (burung)
  • 1 antrozoa
  • 20 serangga (insecta)
  • 13 bivalvia

Salah satu nama hewan yang dilindungi di Indonesia adalah Anoa. Anoa merupakan hewan khas Sulawesi, dimana memiliki dua jenis spesies anoa yaitu: Anoa Pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa Dataran Rendah (Bubalus depressicornis). Kedua spesies ini tinggal dalam hutan yang tak dijamah manusia.

Bentuk Anoa sendiri hampir mirip dengan rusa yang memiliki berat 150-300 kg, Hewan Anoa dapat ditemukan di daerah Sulawesi, Indonesia. Mulai tahun 1960 hingga sekarang kedua spesies ini berada dalam status terancam punah. Mungkin saat ini hanya terdapat kurang dari 5000 ekor yang masih mampu bertahan hidup. Anoa kini juga sering diburu untuk diambil kulitnya, tanduknya maupun dagingnya.

Tidak hanya itu, Anoa Pegunungan juga memiliki nama Mountain Anoa, Anoa de Quarle, Anoa de Montana, Anoa ddes Montagnes dan yang terakhir adalah Quarle’s Anoa. Sementara itu untuk Anoa dataran rendah juga dikenal dengan nama Anoa des Plaines, Anoa de Ilanura dan Lowland Anoa.

Gambar Hewan AnoaSalah satu Satwa yang Dilindungi di Indonesia 

Macam dan Motif pada Kerajinan Kaca Hias

Macam dan Motif pada Kerajinan Kaca Hias – Warna dan motif kaca dalam industri ada beberapa macam. Ada kaca yang disebut dengan kaca buram. Kaca buram ini, pelat kacanya dicat dengan bubur tepung, lalu dikerjakan dengan pesawat penyembur pasir atau dengan cara digosok. Kaca ini digunakan untuk jendela dan pintu di toilet atau kamar mandi.

Jenis kaca berwarna, dibuat dengan cara tuangan dengan mencampur zat-zat tertentu (pigmen) yang mengakibatkan kaca berwarna. Sedangkan kaca bunga es, dibuat di atas kaca berwarna atau tak berwarna berupa gambar-gambar serupa dengan bunga es. Cara pembuatannya, kaca dilapisi dengan bubur perekat yang mempunyai daya rekat yang tinggi. Setelah kering dipecahkan kresik pada permukaannya.

Sedangkan kaca bermotif atau kaca mosaik, dibuat gambar perincian menurut rencana umum yang memuat pembagian dan warna, perpotongan dengan ukuran sebenarnya. Dari potongan kaca didapat dadu-dadu dengan ukuran rusuk 1-2 mm. Di atas kaca mosaik direkatkan kertas atau kain lena. Setelah kering, lalu diangkat. Pemasangan mosaik dipakai adukan semen. Setelah selesai atau keras, kain lena kemudian dilepaskan.

Ada juga yang disebut kaca sepuhan, yakni kaca yang permukaannya diperkeras, sehingga jika pecah hancur, akan berbentuk kristal-kristal dan tidak tajam. Lalu ada kaca bertulang yang cara pembuatannya adalah pada waktu menuang kaca cair, kawat logam dimasukkan ke dalam massa kaca cair, sehingga menjadi kaca yang diperkuat.

Jenis kaca lapis terdiri dari dua lapisan atau lebih. Kaca jenis ini dibuat dengan cara mengapung. Di antara masing-masing lembar kaca terisi lapisan seloid atau getah (resin) epoksi. Kaca yang berlapis dua digunakan untuk mobil. Sedangkan kaca yang berlapis majemuk digunakan untuk loket bank antipeluru. Untuk jenis kaca tiruan, sebenarnya tak dapat digolongkan sebagai jenis kaca karena terbuat dari plastik. Namun kaca tiruan bisa digunakan sebagai kaca pengaman, kaca jendela kapal dan kini juga digunakan sebagai kacamata.

Faktor penyebab kerusakan hutan dan Pencegahannya

(Faktor penyebab kerusakan hutan dan Pencegahannya) – Seiring dengan berjalannya waktu dan zaman kini hutan terus mengalami degradasi fungsi dengan sangat drastis. Ancaman hutan di Indonesia yang akan merusak ekosistem hutan dan kekayaan biologi hutan, di antaranya:

  • Pembukaan lahan perkebunan agrikultur dalam skala besar.
  • Kolonisasi
  • Illegal logging, dikenal juga perambahan hutan, pembalakan liar, penebangan hutan.
  • Kebakaran hutan yang sengaja dilakukan untuk membuka lahan baru, umumnya terjadi sebelum tiba musin hujan.
  • Penambangan di areal hutan, yang membuat kerusakan hutan dengan tingkat polusi limbah tinggi, khususnya limbah pertambangan di sungai dan mata air.
  • Aktivitas substansial lain, contohnya penebangan kayu untuk bahan bakar dan lahan pertanian rakyat.

Oleh karena itulah kita harus melakukan 3 hal strategis untuk melakukan pencegahan terjadinya kerusakan hutan, 3 hal tersebut adalah:
Terdapat 3 langkah strategis dalam salah satu upaya menyelamatkan ekosistem hutan Indonesia, yaitu:

  • Restorasi hutan alam yang sudah rusak. Yaitu dengan memperhatikan prioritas penetapan kawasan lindung, penerapan pengelolaan hutan lestari yang baik dan bijak, dan mengoptimalkan partisipasi aktif masyarakat untuk berkolaborasi dengan program konservasi pemerintah.
  • Pengembangan model insentif dan disinsentif, yaitu dengan mendorong pemerintah daerah agar melaksanakan kegiatan konservasi yang mengutamakan peningkatan kesejahteraan rakyat dan ekonomi daerah.
  • Perlindungan hutan dan ekosistem sensitif untuk meningkatkan daya dukung ekosistem. Yakni dengan meningkatkan perluasan kawasan hutan konservasi dan hutan lindung, serta melakukan pengawasan ketat penerbitan izin dalam upaya pencegahan pembukaan hutan alam dan mempertahankan areal berhutan. Pemberian akses masyarakat ke dalam wilayah hutan untuk melakukan kegiatan ekonomi berbasis konservasi.

Pemberantasan penebangan kayu illegal di kawasan hutan di seluruh Indonesia harus segera dihentikan sekarang juga. Karena perambahan hutan memang menjadi salah satu aksi kejahatan yang sulit untuk dituntaskan.

Masa depan ekosistem hutan Indonesia sangatlah suram, namun demikian apabila kita biarkan saja akan menjadi tambah suram. Potensi ekoturisme yang luar biasa dimiliki Indonesia, seperti hutan perawan, alam liar, atraksi kultural, keindahan laut dan ekosistemnya, terumbu karang, tebing karang, sungai dan air terjun, serta atraksi kultural. Semua ini mengalami ancaman yang sangat berarti.

Pengertian dan Penjelasan Narkotika beserta Pembagiannya

(Pengertian dan Penjelasan Narkotika beserta Pembagiannya) – Narkotika ada 3 ( tiga ) Gol.
Narkotika gol I adalah Narkotika yangg hanya dapat digunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan dilarang digunakan untuk kepentingan lainya:

  • Opium ( getah yang membeku, diperoleh dari buah tumbuhan Papafer Somniferum ), baik yang mentah maupun masak ( candu, jicing, jicingkon ).
  • Cocaine ( hasil pengelolaan tumbuhan coca atau Erithroxylon baik daun, biji dan buahnya ).
  • Tumbuhan Ganja ( Cannabis Sativa ) semua bagianya, termasuk getah ( hashish ).
  • Heroin ( Putau ), Seluruhnya ada 26 Jenis.

Narkotika gol II adalah narkotika yang mempunyai daya menimbulkan ketergantungan menengah, dapat digunakan sebagai pilihan terakhiruntuk tujuan pengobatan dan ilmu pengetahuan:

  • Morphine ( turunan dari Opium ) dimamfaatkan sebagai penahan rasa sakit pada saat operasi.
  • Phentanyl.
  • Exgonina , Petidine.

Seluruhnya ada 87 Jenis.

Narkotika gol III adalah Narkotika yang mempunyai daya menimbulkan ketergantungan rendah, banyak digunakan utk IP:
Codein yaitu alakloida berupa serbuk putih atau dalam bentuk tablet, ( turunan Opium atau sintesis dari morfine ). Ethil Morphine , Asetildihidrokodenia, seluruhnya ada 14 jenis.

Beberapa Perbedaan Flora yang ada di Indonesia

(Beberapa Perbedaan Flora yang ada di Indonesia) – Berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora (Faktor Iklim, Kondisi tanah, Relief Daratan, Formasi Geologi), secara garis besar, jenis-jenis flora di Indonesia dapat dibedakan sebagai berikut ini:

Flora di Indonesia Bagian Barat
Flora di wilayah Indonesia bagian Barat didominasi oleh vegetasi hutan hujan tropis yang selalu basah. Hal ini dikarenakan pada kawasan ini mempunyai curah hujan dan kelembapan yang cukup tinggi. Jenis-jenis flora di kawasan ini memiliki kesamaan ciri dengan flora di Benua Asia pada umumnya. Adapun flora tipe Asia (Asiatis) memiliki ciri-ciri, berikut ini.

  • Memiliki berbagai jenis tumbuhan kayu yang berharga, misalnya jati, meranti, kruing, mahoni, dan sejenisnya.
  • Selalu hijau sepanjang tahun.
  • Bersifat heterogen.

Selain itu, di wilayah Indonesia bagian Barat juga terdapat tumbuhan endemik (hanya ada di daerah tersebut), yaitu Raflesia arnoldi di Sumatra.

Wilayah Indonesia bagian Barat juga banyak dijumpai kawasan hutan mangrove (hutan bakau), antara lain di pantai Timur Sumatra, pantai Barat dan Selatan Kalimantan, serta pantai Barat dan Utara Jawa.

Peran Penting Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

(Peran Penting Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-hari) – Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain.

Selain itu dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi yang baik sangat penting untuk berinteraksi antar personal maupun antar masyarakat agar terjadi keserasian dan mencegah konflik dalam lingkungan masyarakat.Dalam hubungan bilateral antar negara diperlukan juga komunikasi yang baik agar hubungan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Contoh Manfaat komunikasi adalah dalam hubungan bilateral antar negara, seperti yang terjadi antara Indonesia dengan Malaysia. Dengan adanya komunikasi yang terjalin dengan baik maka timbul kerjasama dalam berbagai bidang yang mana berdampak positif bagi kedua negara tersebut.

Sebaliknya, Miss Communication (terjadinya kesalahan dalam salah satu proses komunikasi) akan menyebabkan tidak tercapainya tujuan atau misi yang hendak di capai. Seperti yang terjadi dalam hubungan Indonesia dengan Australia, dimana pihak Australia menganggap pernyataan Indonesia mengenai “Negara Bebas Teroris” di terjemahkan oleh Australia sebagai “Indonesia Gudang Teroris”. Hal ini menyebabkan dampak yang kurang baik dalam hubungan kedua negara tersebut.

Dari kedua contoh di atas dapat kita simpulkan bahwa komunikasi sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Contoh lain dalam pendidikan seperti hubungan dosen dengan mahasiswa,dengan adanya komunikasi,maka kegiatan belajar- mengajar akan berlangsung dengan baik dan lancar.

Pengertian Seni menurut bahasa

(Pengertian Seni menurut bahasa) – Dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut cilpa. Sebagai kata sifat, cilpa berarti berwarna, dan kata jadiannya su-cilpa berarti dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda ia berarti pewarnaan, yang kemudian berkembang menjadi segala macam kekriaan yang artistik. Cilpacastra yang banyak disebut-sebut dalam pelajaran sejarah kesenian, adalah buku atau pedoman bagi para cilpin, yaitu tukang, termasuk di dalamnya apa yang sekarang disebut seniman. Memang dahulu belum ada pembedaan antara seniman dan tukang. Pemahaman seni adalah yang merupakan ekspresi pribadi belum ada dan seni adalah ekspresi keindahan masyarakat yang bersifat kolektif. Yang demikian itu ternyata tidak hanya terdapat di India dan Indonesia saja, juga terdapat di Barat pada masa lampau.

Dalam bahasa Latin pada abad pertengahan, ada terdapat istilah-istilah ars, artes, dan artista. Ars adalah teknik atau craftsmanship, yaitu ketangkasan dan kemahiran dalam mengerjakan sesuatu; adapun artes berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran; dan artista adalah anggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu. Maka kiranya artista dapat dipersamakan dengan cilpa.

Ars inilah yang kemudian berkembang menjadi l’arte (Italia), l’art (Perancis), elarte (Spanyol), dan art (Inggris), dan bersamaan dengan itu isinyapun berkembangan sedikit demi sedikit kearah pengertiannya yang sekarang. Tetapi di Eropa ada juga istilah-istilah yang lain, orang Jerman menyebut seni dengan die Kunst dan orang Belanda dengan Kunst, yang berasal dari akar kata yang lain walaupun dengan pengertian yang sama. (Bahasa Jerman juga mengenal istilah die Art, yang berarti cara, jalan, atau modus, yang juga dapat dikembalikan kepada asal mula pengertian dan kegiatan seni, namun demikian die Kunst-lah yang diangkat untuk istilah kegiatan itu).

Pengertian Bunga Rafflesia dan Keunikannya

(Pengertian Bunga Rafflesia dan Keunikannya) – (Rafflesia arnoldi) merupakan tumbuhan parasit obligat, tumbuhan bunga Raflesia Arnoldi terkenal karena memiliki bunga dengan ukuran yang sangat besar, Bunga Raflesia ini bisa dikatakan bunga terbesar di dunia. Bunga Raflesia Arnoldi tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma sertia tidak memiliki daun sehingga bunga ini bisa dikatakan tidak mampu berfotosintesis. Bunga Rafflesia Arnoldi banyak terdapat di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.

Bunga Raflesia ini merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai “tanaman” adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Persentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

Bunga Rafflesia Arnoldi
Bunga Rafflesia Arnoldi: Source = Wikipedia

Bunga ini pertama kali ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles dan Dr. Arnoldy di Bengkulu pada tahun 1818. Keunikan dari tanaman yang juga kerap disebut sebagai bunga Rafflesia Arnoldi ini adalah tidak adanya akar, daun, dan tangkai. Hal ini dikarenakan Rafflesia Arnoldi merupakan tumbuhan parasit pada tanaman merambat, dan hanya tinggal di dalam akar tanaman inangnya. Bagian terbesar dari bunga ini adalah lima kelopak bunga yang mengelilingi bagian dalam, yang tampak seperti mulut gentong. Di dasar bagian yang seperti gentong ini, terdapat benang sari ataupun putik, bergantung pada jenis kelaminnya, Rafflesia Arnoldi jantan atau betina. Terpisahnya benang sari dan putik ini, membuat pembuahan bunga yang berbau busuk ini agak sulit. Dibutuhkan bantuan dari serangga, angin, ataupun air agar Rafflesia Arnoldii dapat berbunga.

Masa pertumbuhan Rafflesia Arnoldi terhitung lama, dapat memakan waktu hingga sembilan bulan, dan jika bunganya sedang mekar, hanya akan berlangsung selama seminggu. Maka tak heran, tidak banyak wisatawan yang cukup beruntung untuk melihat bunga yang biasanya mekar di bulan-bulan Agustus hingga November ini. Jika sedang mekar, bunga ini dapat memiliki diameter hingga 1 meter, dan beratnya dapat mencapai 11 kilogram. Bunga ini memang akan mengeluarkan bau yang tak sedap, namun bau inilah yang memancing serangga untuk mendekati Rafflesia Arnoldi, sehingga memungkinkan pembuahan terjadi.

Disadur dari berbagai sumber (Wiki + Frijal.com)