Tag Archives: IPS

Pengertian dan Arti Bahasa Sanskerta

(Pengertian dan Arti Bahasa Sanskerta) – Bahasa Sanskerta merupakan salah satu bahasa Indo-Eropa yang paling tua dan masih dikenal serta sejarahnya pun termasuk terpanjang. Bahasa yang bisa menandingi ‘usia’ bahasa ini dari rumpun bahasa Indo-Eropa hanya bahasa Hitit. Kata Sansekerta, dalam bahasa Sanskerta Saṃskṛtabhāsa artinya adalah bahasa yang sempurna. Maksudnya, lawan dari bahasa Prakerta, atau bahasa rakyat.

Bahasa Sanskerta merupakan sebuah bahasa klasik India, sebuah bahasa liturgis dalam agama Hindu, Buddhisme, dan Jainisme dan salah satu dari 23 bahasa resmi India. Bahasa ini juga memiliki status yang sama di Nepal.

Posisinya dalam Seni Budaya Asia Selatan dan Asia Tenggara mirip dengan posisi bahasa Latin dan Yunani di Eropa. Bahasa Sanskerta berkembang menjadi banyak bahasa-bahasa modern di anakbenua India. Bahasa ini muncul dalam bentuk pra-klasik sebagai bahasa Weda. Yang terkandung dalam kitab Rgweda merupakan fase yang tertua dan paling arkhais. Teks ini ditarikhkan berasal dari kurang lebih 1700 SM dan bahasa Sanskerta Weda adalah bahasa Indo-Arya yang paling tua ditemui dan salah satu anggota rumpun bahasa Indo-Eropa yang tertua.

Khazanah sastra Sanskerta mencakup puisi yang memiliki sebuah tradisi yang kaya, drama dan juga teks-teks ilmiah, teknis, falsafi, dan agamis. Saat ini bahasa Sansekerta masih tetap dipakai secara luas sebagai sebuah bahasa seremonial pada upacara-upacara Hindu dalam bentuk stotra dan mantra. Bahasa Sanskerta yang diucapkan masih dipakai pada beberapa lembaga tradisional di India dan bahkan ada beberapa usaha untuk menghidupkan kembali bahasa Sanskerta. Sisi lain yang paling menonjol adalah bahasa Sansekerta, yaitu kata atau kalimatnya sering dijadikan sebagai semboyan pada beberapa lambang instansi pemerintahan dan swasta, termasuk lambang Negara Indonesia.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Bahasa Sanskerta ini anda bisa mendownload e-book (kamus bahasa sanskerta) melalui links ini.

Ciri Ciri Komodo dan Pengetahuannya

(Ciri Ciri Komodo dan Pengetahuannya) – Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.

Komodo adalah hewan kadal terbesar yang ada di dunia, ciri-ciri komodo. Mereka diidentifikasi oleh ukuran yang besar, kepala datar, kaki bengkok dan panjang, ekor tebal. Nama Komodo berasal dari rumor bahwa makhluk seperti naga hidup di pulau Komodo Indonesia. Masyarakat setempat menyebutnya “ora” atau “buaya darat”. Dengan memiliki lidah panjang, bercabang yang digunakan untuk membantu mengenali bau dan mengecap rasa.

Perlu diketahui bahwa komodo adalah salah satu jenis hewan reptil purba yang termasuk spesies kadal terbesar di dunia dengan rata-rata panjangnya adalah 2 sampai 3 meter. Komodo juga memiliki sebutan lain yaitu biawak komodo atau masyarakat internasional sering menyebutnya dengan panggilan komodo dragon.

Ciri-ciri Komodo:

  1. Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, dan sekitar 60 buah gigi yang bergerigi tajam sepanjang sekitar 2.5 cm, yang kerap diganti.
  2. Air liur komodo sering kali bercampur sedikit darah karena giginya hampir seluruhnya dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan. Kondisi ini menciptakan lingkungan pertumbuhan yang ideal untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka.
  3. Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang.
  4. Komodo jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang hitam.

Habitat Komodo

Diketahui bahwa komodo lebih suka tempat dengan suhu udara panas dan kering, biasanya tinggal di padang rumput kering, savana, semak belukar dan hutan tropis di dataran rendah dengan suhu sekitar 35 C atau 95 Fahrenheit. Komodo pada umumnya menggali lubang 1 – 3 meter (3 – 10 kaki) menggunakan forelimbs dan cakar yang kuat. Kadal terbesar ini biasanya tidur di dalam lubang pada malam hari, tujuannya adalah untuk menjaga suhu tubuh agar tetap panas sehingga dapat mengurangi waktu berjemur di pagi hari selanjutnya.

Apa Makanan Komodo?

Makanan Komodo yaitu Kambing, Rusa, Kerbau, Babi dan hewan lainnya. Pada umumnya hewan komodo berburu degan berlahan mendekati mangsa kemudian menggigit bagian kaki mangsa tersebut. Berbeda dengan predator lainnya yang memangsa buruan dengan langsung membunuh dan mekanannya, komodo hanya melakukan 1 kali gigitan dan memberikan racun yang tak lama kemudian mangsanya akan lemas dan mati dengan sendirinya karena efek racun tersebut. Selanjutnya komodo akan memakannya, semua bagian tubuh akan dimakan oleh komodo bahkan tulang hingga tanduk mangsa tersebut. Kemudian sisa sisa seperti tulang rambut dan sebagainnya yang tidak dapat dicerna kedalam tubuh akan dilekuarkan.

Manfaat Komodo

Seperti diwartakan dari laman (hewanreptil.com/2019) Manfaat Komodo menjadi antibiotik penyakit MRSA dan menyembuhkan luka. MRSA merupakan infeksi yang muncul karena bakteri Staphylococcus. Bakteri ini merupakan bakteri berbahaya yang sulit ditaklukkan oleh antibiotik manapun. Menjadi titik terang bagi dunia kesehatan, sebab darah komodo dipercaya mengandung satu zat yang mampu melawan bakteri tersebut.

Saat ini distribusi alami komodo, secara endemik terbatas pada lima pulau di Nusa Tenggara, yaitu Komodo, Rinca, Gili Motang, Nusa Kode, dan Flores.

Hewan Komodo dan Ciri Cirinya
Hewan Komodo dan Ciri Cirinya

Jenis Dan Persebaran Fauna Di Indonesia Dan Dunia

(Jenis Dan Persebaran Fauna Di Indonesia Dan Dunia) – Pola persebaran fauna di Indonesia sama dengan pola persebaran tumbuhan, yaitu di bagian Barat, faunanya mempunyai kemiripan dengan fauna Asia, di bagian Timur faunanya mirip dengan fauna di Australia, dan diantara kedua daerah tadi, faunanya merupakan fauna daerah peralihan. Hal tersebut dimungkinkan karena pada zaman es Indonesia pernah menyatu dengan Asia dan Australia.

Pada masa itu Indonesia menjadi jembatan persebaran hewan dari Asia dan Australia. Sekarang kita bahas dahulu mengenai jenis-jenis dan persebaran fauna di Indonesia.

Jenis-Jenis dan Persebaran Fauna di Indonesia
Sejarah terbentuknya daratan di Indonesia berawal pada zaman es. Pada awal zaman es tersebut, suhu permukaan bumi turun sehingga permukaan air laut menjadi turun.

Pada masa itu, wilayah Indonesia bagian Barat yang disebut juga Dataran Sunda masih menyatu dengan Benua Asia, sedangkan Indonesia bagian Timur yang disebut juga Dataran Sahul menyatu dengan Benua Australia. Dataran Sunda dan Dataran Sahul juga masih berupa daratan belum dipisahkan oleh laut dan selat. Keadaan tersebut menyebabkan keanekaan flora dan fauna di Indonesia bagian Barat seperti Jawa, Bali Kalimantan, dan Sumatera pada umumnya menunjukkan kemiripan dengan flora di Benua Asia.

Begitu pula denga flora dan fauna di Indonesia bagian Timur seperti Irian Jaya dan pulau-pulau disekitarnya pada umumnya mempunyai kemiripan dengan flora dan fauna di benua Australia. Jadi Indonesia pada masa itu menjadi jembatan penghubung persebaran hewan dari Asia dan Australia.

Kemudian, pada akhir zaman es, suhu permukaan bumi naik sehingga permukaan air laut naik kembali. Naiknya permukaan air laut mengakibatkan Jawa terpisah dengan Benua Asia, kemudian terpisah dari Kalimantan dan terakhir dari Sumatera. Selanjutnya Sumatera terpisah dari Kalimantan kemudian dari Semenanjung Malaka dan terakhir Kalimantan terpisah dari Semenanjung Malaka.

Ciri-Ciri Gejala Sosial di Indonesia dan NegaraTetangga

(Keadaan Sosial Indonesia dan Negara Tetangga) – Keadaan sosial adalah suatu keadaan atau kondisi yang menggambarkan tentang hal-hal yang berkaitan perbuatan manusia. Pegunungan, dataran rendah, rawa, dan sebagainya termasuk keadaan alam. Sementara kemiskinan, kejahatan, dan sebagainya termasuk dalam keadaan sosial atau masalah sosial.
Keadaan alam suatu wilayah atau negara baik langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi keadaan sosial masyarakatnya. Orang yang hidup di daerah yang tandus dan kurang sumber daya alam pada umumnya hidupnya miskin dan kekurangan. Sementara kemiskinan kadang dapat mendorong orang untuk berbuat kejahatan. Dengan demikian keadaan alam yang tandus dan miskin sumber daya alam secara tidak langsung mengakibatkan keadaan sosial yang berupa kemiskinan dan kejahatan. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada umumnya pernah dijajaholeh bangsa Barat kecuali negara Thailand. Oleh karena itu, secara umum keadaan sosial penduduknya kondisinya hampir sama.

Beberapa persamaankeadaan sosial negara-negara di kawasan Asia Tenggara antara lain berikut ini:

  1. Sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian.
  2. Pada umumnya negara-negara di Asia Tenggara pernah dijajah negara lain.
  3. Penduduknya sebagian besar termasuk rumpun Melayu.
  4. Dilihat dari kondisi sosial ekonominya, rata-rata negara di kawasan AsiaTenggara termasuk kelompok negara berkembang.Sebagai negara berkembang, negara-negara di kawasan Asia Tenggaramempunyai berbagai masalah khususnya masalah-masalah yang berkaitandengan penduduk atau sering disebut sebagai masalah-masalah sosial.

Berikut ini beberapa masalah sosial di negara-negara kawasan Asia Tenggara
a.Kemiskinan
Kemiskinan adalah suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup atau tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau kebutuhan hidupnya secara umum. Seseorang dikatakan miskin apabila orang itu tidak mampu memenuhi kebutuhan akan makanan, pakaian, perumahan, kesehatan, dan pendidikan. Beberapa kelompok yangdapat dikategorikan sebagai orang miskin antara lain berikut ini:

  • Kelompok petani yang tidak memiliki tanah garapan atau hanya memiliki sedikit tanah sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Mereka umumnya hidup sebagai buruh tani atau penyewatanah pertanian dari pemilik tanah yang luas di daerahnya.
  • Kelompok buruh kasar yang tidak memiliki keahlian atau keterampilan karena tidak terlatih atau pendidikannya sangat rendah. Mereka hidupserba kekurangan karena upah yang diperoleh tidak sebanding dengankebutuhan hidup yang semakin banyak. Termasuk dalam kelompok inia dalah tukang becak, pedagang kecil-kecilan, pembantu rumah tangga,bahkan termasuk gelandangan di kota-kota besar. Kemiskinan dianggap sebagai masalah sosial, apabila perbedaan ekonomidari warga masyarakat terlihat jelas. Dengan demikian pokok persoalan kemiskinan disebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan primernya sehingga timbullah masalah sosial seperti tunakarya, tunasusila, dan lain-lain.

Ciri-ciri tumbuhan Kaktus, Kantong Semar dan Bunga Teratai

(Ciri-ciri tumbuhan Kaktus, Kantong Semar dan Bunga Teratai) – Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang mana memiliki ciri-ciri yang berbeda antara tumbuhan satu dan tumbuhan lainnya. Ciri-ciri khusus dari tumbuhan digunakan untuk beradaptasi dengan lingkungannya, mempertahankan diri dari bahaya dan sebagainya.

Oleh karenanya setiap tumbuhan mampu mengkondisikan dirinya sesuai dengan lingkungan di sekitarnya untuk dapat beradaptasi dan mampu mempertahankan dirinya dari bahaya yang sesuai dengan tempat hidupnya.

Pada tumbuhan air seperti bunga teratai memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan tumbuhan kantong semar begitu juga dengan tumbuhan kaktus gurun yang memiliki ciri-ciri tak sama pula dengan tumbuhan teratai dan kantong semar.

Berikut ini merupakan ciri-ciri khusus tumbuhan kaktus, kantong semar, bunga teratai menurut versi Diwarta (Dunia Informasi dan Warta).

a. Kantong semar, venus, dan rafflesia

Tumbuhan Kantong Semar

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan pemakan serangga dengan ciri-ciri khusus:
– Kantong semar dan venus memiliki cairan pada bagian daun unutk menarik perhatian dan menjebak serangga untuk dimangsanya.
– Bunga rafflesia memiliki ciri dengan baunya yang sangat busuk seperti bangkai, hal ini terjadi karena bunga raflesia ingin menarik perhatian lalat untuk membantu melakukan penyerbukan.

b. Bunga teratai (tumbuhan air)

Tumbuhan Air: Bunga Teratai

Bunga teratai merupakan tumbuhan yang hidup di air atau lumpur yang tergenang air. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri daun yang lebar dan tipis untuk memperbesar proses penguapan air dari dalam tubuhnya. Kandungan air yang terlalu banyak dibuang melalui penguapan daun agar bunga teratai tidak busuk meskipun hidup di air. Daun yang tipis juga merupakan salah satu cara supaya gaun teratai tetap terapung di atas air. Batang dari bunga teratai ini memiliki rongga yang berfungsi untuk jalan keluar udara dan menjadikan teratai tetap terapung di air. Akar teratai yang panjang mampu menambatkan diri dengan kuat di dalam lumpur dasar air untuk menahan teratai dari hempasan arus air.

c. Kaktus (tumbuhan gurun)

Tumbuhan Kaktus Gurun

Tumbuhan kaktus merupakan tumbuhan yang habitatnya ada di gurun, dimana tumbuhan ini memiliki ciri-ciri dengan daun yang berbentuk duri. Duri ini berfungsi untuk mengurangi proses penguapan air dari dalam tubuhnya. Disamping berduri, kaktus juga memiliki batang yang besar dan menggembung untuk penyimpanan cadangan air serta berklorofil, sehingga dapat dijadikan tempat untuk ber fotosintesis. Selain itu kaktus juga memiliki akar yang umumnya panjang untuk mencari air sebanyak mungkin.

Semua tumbuhan memiliki ciri-ciri khusus yang berbeda sesuai dengan kondisi alam dan lingkungannya masing-masing.

Manfaat Hewan/Tumbuhan bagi Kehidupan Lingkungan

(Manfaat Hewan/Tumbuhan bagi Kehidupan Lingkungan) – Hewan dan Tumbuhan bukanlah suatu makhluk hidup yang hanya dapat dinikmati akan keindahan dan kelucuannya saja. Namun beberapa hewan dan tumbuan tersebut mampu memberikan manfaat yang sangat luar biasa terhadap lingkungannya dan berikut ini merupakan manfaat hewan dan manfaat tumbuhan terhadap lingkungan.

Manfaat Hewan
Hewan sebagai sumber makanan. Dalam hal ini hewan yang diburu dan diambil dagingnya untuk digunakan sebagai sumber makanan. Sumber makanan yang berasal dari hewan-hewan tertentu memiliki berbagai protein dan gizi yang tinggi. Beberapa hewan yang dapat dikonsumsi dagingnya adalah: ikan laut, sapi, kerbau, kambing, ayam.

Hewan sebagai bahan dasar pakaian dan aksesoris. Hewan yang memiliki bulu tebal dapat dimanfaatkan untuk membuat pakaian, seperti yang dilakukan orang Eskimo. Orang Eskimo biasa memakai pakaian yang terbuat dari kulit hewan yang berbulu tebal dengan tujuan untuk menghangatkan tubuhnya. Dengan adanya bulu-bulu hewan tersebut, maka rasa dingin dalam tubuhnya dapat terhangatkan.

Manfaat kulit hewan tidak hanya sebatas digunakan sebagai pakaian saja, namun juga dapat dimanfaatkan menjadi berbagai aksesoris seperti: membuat tas, sepatu, sandal, ikat pinggang, jaket, dompet dan sebagainya. Contoh beberapa kulit hewan yang dimanfaatkan untuk membuat aksesoris tersebut adalah: ular, rusa, gajah, harimau, badak, singa laut dan buaya.

Manfaat tumbuhan
Tumbuhan sebagai sumber makanan. Sumber makanan tidak hanya terdapat pada hewan saja, namun sebagian besar sumber makanan justru terdapat pada tumbuhan. Banyak protein dan nutrisi yang terkadung pada makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti: buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, ubi-ubian dan sebagainya. Beberapa tumbuhan yang menghasilkan makanan adalah:padi, jagung, sagu, ketela, ubi jalar dan buah-buahan yang kaya akan nutrisi dan gizi yang penting untuk kesehatan tubuh seperti halnya: buah papaya, buah pisang, buah apel, buah pear, buah strowberi, buah jeruk yang kaya akan Vitamin C.

Disamping untuk memenuhi gizi dan nutrisi tubuh manusia, tumbuhan juga dapat digunakan sebagai peralatan rumah tangga. Berbagai peralatan rumah tangga banyak yang terbuat dari tumbuhan seperti halnya kayu yang dapat dimanfaatkan untuk membuat rumah, peralatan dapur, meja, kursi, rak buku, mainan anak-anak dan tak jarang hiasan atau aksesoris rumah yang terbuat dari tumbuhan / kayu.

Manfaat penting lain yang diberikan oleh tumbuhan adalah tumbuhan sebagai pencegah erosi. Dimana beberapa tumbuhan mampu menjaga tanah dari terjadinya erosi. Air hujan yang turun sangat lebat mampu mengikis tanah yang tidak ada tumbuhannya, sehingga hal ini memicu terjadinya longsor dan banjir bandang. Dengan adanya tanaman / tumbuh-tumbuhan maka air dapat diserap oleh akar-akar pohon. Tidak hanya sebatas menyerap air hujan saja, namun akar-akar pohon tersebut mampu memperkuat kondisi tanah diatasnya, sehingga air-air tersebut tidak mudah mengikis kondisi tanah.

Mengingat manfaat tumbuhan dan hewan begitu besar terhadap lingkungan dan alam sekitar, maka sudah kewajiban kita untuk menjaga dan melindungi ekosistemnya dari ulah-ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Pengertian Penyakit Sosial dan Macam-macam Penyakit Sosial

(Pengertian Penyakit Sosial dan Macam-macam Penyakit Sosial) – Dalam proses sosialisasi di masyarakat, disadari ataupun tidak disadari seseorang pernah melakukan tindakan penyimpangan sosial, baik dalam skala besar ataupun kecil. Perilaku menyimpang apabila dilakukan secara intens dan dalam skala yang besar bisa berubah menjadi penyakit sosial.

Penyakit sosial yang merupakan kebiasaan berperilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, baik pada masyarakat tradisional, desa, kota, maupun pada masyarakat modern.

Masyarakat adalah suatu kelompok sosial yang terdiri atas kumpulan beberapa individu yang hidup bersama dan menjalin interaksi sosial dalam suatu daerah dalam jangka waktu yang relatif lama.

Masyarakat dapat diibaratkan sebagai tubuh, di mana keadaan masing-masing organ berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tubuh. Demikian halnya masyarakat, di mana perilaku individu yang merupakan bagian dari masyarakat menentukan bagaimana keadaan masyarakat secara kesuluruhan. Misalnya kebiasaan warga masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya akan membentuk situasi lingkungan masyarakat yang bersih, sehat, rapi, dan indah. Sebaliknya, jika masing-masing warga masyarakat tidak peduli dengan keadaan lingkungannya, maka situasi lingkungan masyarakat tersebut diwarnai dengan egoisme dan ketidakteraturan.

Masyarakat yang harmonis terbentuk dari perilaku masing-masing warga masyarakat yang sesuai dengan nilai dan norma-norma sosial yang berlaku. Keharmonisan kehidupan masyarakat akan menciptakan suasana masyarakat yang sehat dan teratur.

Seperti halnya dengan tubuh yang selalu menghadapi kemungkinan adanya berbagai jenis penyakit yang berpengaruh terhadap kesehatan, di tengah masyarakat juga terdapat berbagai jenis penyakit yang dapat merongrong kondisi keharmonisan dan keteraturan sosial. Hal-hal yang dapat mengakibatkan situasi lingkungan masyarakat yang tidak sehat disebut sebagai penyakit sosial. Penyakit sosial merupakan bentuk kebiasaan berperilaku sejumlah warga masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berpengaruh terhadap kehidupan warga masyarakat.

Jenis-jenis dan persebaran fauna dan Flora di Indonesia

Jenis-jenis dan persebaran fauna di Indonesia sangat erat kaitanya dengan sejarah terbentuknya daratan di Indonesia yang berawal pada zaman es. Pada masa zaman es, wilayah Indonesia bagian Barat yang disebut juga Dataran Sunda masih menyatu dengan Benua Asia, sedangkan Indonesia bagian Timur yang disebut juga Dataran Sahul menyatu dengan Benua Australia. Dataran Sunda dan Dataran Sahul juga masih berupa daratan belum dipisahkan oleh laut dan selat.

Keadaan tersebut menyebabkan terjadinya keaneka ragaman flora dan fauna di Indonesia bagian Barat seperti Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatera pada umumnya menunjukkan kemiripan dengan flora di Benua Asia. Begitu pula dengan flora dan fauna di Indonesia bagian Timur seperti Irian Jaya dan pulau-pulau disekitarnya pada umumnya mempunyai kemiripan dengan flora dan fauna di benua Australia. Jadi, Indonesia pada masa itu menjadi jembatan penghubung persebaran hewan dari Asia dan Australia.

Kemudian, pada akhir zaman es, suhu permukaan bumi naik sehingga permukaan air laut naik kembali. Naiknya permukaan air laut mengakibatkan Jawa terpisah dengan Benua Asia, kemudian terpisah dari Kalimantan dan terakhir dari Sumatera. Selanjutnya Sumatera terpisah dari Kalimantan kemudian dari Semenanjung Malaka dan terakhir Kalimantan terpisah dari Semenanjung Malaka.

Seorang berkebangsaan Inggris bernama Wallace mengadakan penelitian mengenai penyebaran hewan bagian Barat dengan hewan di Indonesia bagian Timur. Batasnya di mulai dari Selat Lombok sampai ke Selat Makasar. Oleh sebab itu, garis batasnya dinamakan garis Wallace. Batas ini bersamaan pula dengan batas penyebaran binatang dan tumbuhan dari Asia ke Indonesia. Di samping itu seorang peneliti berkebangsaan Jerman bernama Weber, berdasarkan penelitiannya tentang penyebaran fauna di Indonesia, menetapkan batas penyebaran hewan dari Australia ke Indonesia bagian Timur. Garis batas tersebut dinamakan garis Weber. Sedangkan daerah di antara dataran Sunda dan dataran Sahul oleh para ahli biografi disebut daerah Wallace atau daerah Peralihan. Mengapa disebut daerah Peralihan? Karena di daerah ini terdapat beberapa jenis hewan Asia dan Australia, jadi merupakan daerah transisi antara dataran Sunda dan dataran Sahul.

Macam-macam Ras Manusia Di Dunia

(Macam-macam Ras Manusia Di Dunia) – Oleh beberapa ahli Ras Manusia disebut karakteristik luar yang diturunkan secara genetik dan membedakan satu kelompok dari kelompok lainnya.

Secara tradisional oleh para ahli dibedakan ada tiga ras utama yaitu:

  • Ras Kulit Hitam
  • Ras Kulit Putih
  • Ras Kulit Kuning

Namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata pembagian ras manusia dapat dikategorikan secara lebih rinci lagi menjadi:

  • Ras Khoisan (orang Bushmen atau Hottentot dari Afrika Selatan)
  • Ras Australoid (orang Dravida, orang Asia Tenggara “Asli”, orang Papua, dan orang Australia)
  • Ras Negroid (Kulit Hitam)
  • Ras Kaukasoid (Kulit Putih)
  • Ras Mongoloid (Kulit Putih)

Pembagian baru ini tidak hanya melihat ke warna kulit saja tetapi juga melihat aspek-aspek lainnya. Ternyata anggota “tertua” ras manusia berada di antara kaum Khoisan, mereka juga berbeda dengan kaum kulit hitam dari Afrika lainnya.

Sementara itu sebenarnya hanya ada dua perbedaan utama, yaitu orang Afrika dan orang non-Afrika. Kemudian orang-orang berkulit hitam di daerah Asia Tenggara yang pada zaman dahulu kala mendiami seluruh India Selatan, Asia Tenggara sampai ke Australia, ternyata setelah DNA-nya diteliti lebih mirip dengan orang dari ras Mongoloid daripada Negroid, meski banyak yang berambut keriting dan berkulit hitam.

Pengertian Tsunami dan Cara Menghadapinya

(Pengertian Tsunami dan Cara Menghadapinya) – Tsunami adalah kata berbahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan (tsu artinya lautan, nami berarti gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi. Gempa yang terjadi di Aceh dan Sumatra Utara mencapai 9,3 skala Richter.

Jadi, tsunami memang identik dengan gempa yang terjadi di dasar laut, bukan di daratan. Gelombang ombak yang ditimbulkan memiliki kecepatan 600 mil per jam (hampir 1.000 km per jam) atau sama dengan kecepatan rata-rata pesawat udara. Tinggi gelombang bisa mencapai 6 sampai 14 meter untuk ukuran rata-rata, tapi bisa juga mencapai 30 eter. Gelombang tsunami bisa menghantam daratan selama 5 sampai 30 menit.

Kalau gelombang ombak datang, kita nyaris tidak sempat melarikan diri. Sedemikian besar dan cepatnya, gelombang ombak ini dapat melintasi lautan luas, termasuk Lautan Pasifik. Jadi, gelombang tsunami yang terjadi di Pulau Sumatra mencapai India, Sri Lanka, Thailand, dan beberapa negara di Asia Timur dengan kekuatan yang sama. Memang tidak semua tsunami bersifat mematikan, ada juga yang kecil atau bersifat lokal. Tsunami yang besar dapat menghancurkan sebuah kota.

Tips Menghadapi Tsunami

  • Jika kamu berada di pantai dan secara mendadak melihat air laut yang surut melebihi dari biasanya, segeralah lari ke tempat yang tinggi.
  • Jika kamu berada di pantai dan dari kejauhan tampak garis memanjang kehitaman tinggi, itu adalah gelombang yang sangat tinggi. Segeralah lari ke tempat yang tinggi.
  • Panjatlah pohon yang cukup tinggi dan kuat, serta berpeganglah kuatkuat pada batang pohon tersebut.
    Jika kamu berada di rumah tingkat, segeralah naik ke lantai (tingkat) yang lebih tinggi.